Beberapa hari lalu di Twitter (tetap keukeuh menyebut Twitter alih-alih X), sebuah potongan video siniar perihal Bahasa Indonesia yang konon minim kosakata jadi perbincangan hangat warganet. Seperti biasa, sebuah topik bisa menjadi sebuah diskursus panjang dengan segala pro-kontranya. Seorang warganet mencuit bahwasanya wajar jika bahasa persatuan kita tersebut minim kosakata karena memang terbilang sebagai bahasa... Continue Reading →
Terzombi-zombi di Train to Busan (2016) & Peninsula (2020)
Tema zombi jelas bukan selera saya. Kapan hari saya drop film Alive (2020) di pertengahan padahal durasi penuhnya sendiri cuma sekitar satu setengah jam. Tapi, setelah agak lelah dan muak dengan drakor genre romens, saya kepikiran untuk melipir ke tema lain. Mumpung masa langganan saya di aplikasi Vidio masih ada, saya pilih-pilih lah film di... Continue Reading →
Spiderman: No Way Home (2021): Ahh, Nature is Healing!
Untuk pertama kalinya setelah hampir dua tahun, saya menginjakkan kaki kembali ke gedung bioskop. Saya bukan orang yang parnoan berat dan menolak keras untuk berkumpul dengan banyak orang di satu ruangan tertutup di masa masih pandemi begini sih. Tapi juga bukan tipe yang hobi dan kudu nonton di layar berdimensi lebar meski opening bioskop sudah... Continue Reading →
BLOODSHOT (2020): Aksi Generik Vin Diesel
Terakhir kali saya nonton film Vin Diesel itu beberapa minggu lalu di film XXX: Return of Xander Cage. Pendahulunya, XXX dan XXX: Reactivated, merupakan film-film aksi klasik favorit saya dulu. Dan setelah nonton film ketiga ini, sebagaimana halnya film Bad Boys yang jadi pemantik niat saya ngulik-ngulik lagi film aksi jadul, bikin saya sadar kalau... Continue Reading →