Film Little Women arahan Greta Gerwig yang rilis tahun 2019 lalu bukan satu-satunya film yang mengadaptasi novel klasik karya Louisa May Alcott. Salah satu versi yang tak kalah populer adalah versi 1994 yang disutradarai oleh Gillian Armstrong. Masih tetap bercerita tentang lika-liku empat saudara perempuan keluarga March, versi mana yang lebih menarik? Saya membuat infografisnya di sini!

Satu hal yang saya notice selagi nonton versi 1994 adalah bahwa film ini punya cerita sebab-akibat yang lebih clear ketimbang versi 2019. Terutama cerita tentang hubungan Jo dan Profesor Bhaer. Ada cukup banyak adegan yang memperlihatkan kekaguman sekaligus ketertarikan lawan jenis di antara dua orang ini. Pun Jo March versi Winona Ryder punya adegan di mana dia mengutarakan pemikirannya tentang feminisme di depan para lelaki yang masih menganggap perempuan adalah warga negara kelas dua.
Versi 1994 merupakan versi modern yang sudah cukup pada jamannya. Tapi kalau harus memilih, saya lebih condong ke versi terbaru besutan Gerwig. Di tangan Gerwig, Little Women menjadi sebuah tontonan fresh, sarat emosi, sekaligus menghibur. Karakter-karakternya lebih kaya emosi—kuat dan karenanya menjadi lebih membumi. Nggak heran filmnya dibicarakan di mana-mana.
Kalau kamu lebih suka versi yang mana?

Harusnya aku hebat dalam banyak hal…
- Jo March, Little Women 1994
Tinggalkan komentar