Beberapa hari lalu di Twitter (tetap keukeuh menyebut Twitter alih-alih X), sebuah potongan video siniar perihal Bahasa Indonesia yang konon minim kosakata jadi perbincangan hangat warganet. Seperti biasa, sebuah topik bisa menjadi sebuah diskursus panjang dengan segala pro-kontranya. Seorang warganet mencuit bahwasanya wajar jika bahasa persatuan kita tersebut minim kosakata karena memang terbilang sebagai bahasa... Continue Reading →